BATAM CITY

Warga Keluhkan Suplai Air Mati, ATB Minta Maaf

Ilustrasi./tn24.tn/batamsatu.com

BATAM – Masyarakat Batam Center, Batuaji dan Tanjung Uncang keluhakan suplai air bersih yang mati sejak Selasa (20/8/2019) malam. Pasalnya tak banyak masyarakat memiliki tampungan air yang cukup untuk kebutuhan masak dan mandi. Sementara suplai air bersih yang di kelola oleh PT Adya Tirta Batam (ATB) tak kunjung normal.

Jarot (32), warga Batam Center mengaku kerepotan ketika air bersih mati total dalam jangka waktu yang lumayan lama. Pengelola usaha kos-kosan itu terpaksa menampung air di timba-timba kecil lantaran penampungan air utamanya telah habis.

“Di Kosan ini semuanya pekerja. Tadi pagi banyak yang gak bisa mandi karena air masih mati,” katanya, Rabu (21/8/2019).

Ia kemudian berinisiatif untuk menampung air melalui timba-timba kecil di kamar kos yang masih kosong untuk membantu kebutuhan masak ataupun sekedar cuci muka bagi penghuni kosan.

“Kebetulan ada beberapa kamar yang masih kosong, jadi saya bisa nampung air pakai timba kecil di kamar mandinya,” ujar dia.

Sementara itu, pihak ATB melalui bagian Humas menyampaikan permohonan maaf kepada mayarakat yang mengalami kendala suplai air.

“Kami mohon maaf atas kendala tersebut yang terjadi diluar rencana,” pungkasnya,” ujar Humas ATB, Iksan, melalui aplikasi Whatsapp, Rabu (21/8/2019).

Menurut Iksan, permasalahan matinya suplai air bersih di tiga wilayah tersebut di sebabkan adanya kebocoran pipa saluran air di Duriangkang.

“Ada kebocoran pipa 600 mm di Duriankang depan perumahan Winner. Sehingga suplai air dari Tanjung Uncang, Batuaji dan Batam Center masih terkendala,” ujar Iksan.

Saat ini, lanjut Iksan, pihak ATB sedang berupaya agar penggalian kebocoran pipa dapat segera dilakukan agar suplai air bisa kembali normal.

Penulis: SA/Shafix
Editor: Abidin

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BATAMSATU.COM merupakan portal berita terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT BATAM SATU MEDIA 2018

To Top