KRIMINAL

Polisi Bekuk Empat Pengedar Narkoba di Batam

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Batam./Foto: Humas Polda Kepri

BATAM – Tim Subdit I Dit Resnarkoba Polda Kepri membekuk empat orang tersangka pengedar narkotika jenis sabu berinisial HD, JS, IH dan D pada Selasa (16/6/2020) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pool Muji Supriyadi dalam siaran pers yang diterima BatamSatu, Selasa malam.

Harry menguraikan kronologis kejadian berawal pada Senin tanggal 15 Juni 2020, Tim Opsnal Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri memperoleh informasi dari masyarakat tentang adanya transaksi narkotika jenis sabu di pelabuhan beton Tanjung Riau-Sekupang Kota Batam.

Kemudian pada hari selasa pada jam 01.00 WIB dini hari Inisial HD dan Inisial JS terlihat menuju keujung pelabuhan beton menggunakan mobil.

Selanjutnya saat HD dan JS hendak keluar dari Pelabuhan Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri melakukan penghadangan saat itu juga Inisial HD langsung membuang barang bukti keluar mobil.

“Kemudian tim langsung melakukan penangkapan dan memerintahkan Inisial HD untuk mengambil barang bukti tersebut yang disaksikan oleh masyarakat setempat,”ujarnya.

Kata Harry, dari hasil pengembangan terhadap Inisial HD dan Inisial JS bahwa penerima barang haram tersebut berada di salah satu hotel di Kota Batam, kemudian tim membawa Inisial HD dan Inisial JS untuk menghubungi Inisial IH (penerima Narkotika jensi sabu) dan saat Inisial IH datang mendekati Inisial JS tim langsung melakukan penangkapan.

“Menurut keterangan dari IH bahwa narkotika tersebut akan dibawa ke Balikpapan, Kalimantan Timur dengan menggunakan kapal Pelni,”jelasnya.

“Dari hasil Interogasi bahwa Inisial IH tidak sendiri melainkan bersama dengan adiknya Inisial D,”lanjut Harry.

Dijelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan bahwa tersangka IH disuruh oleh kakak kandungnya Inisial JP (DPO) yang berada di Malaysia untuk mengantarkan Barang Bukti Narkotika jenis sabu tersebut ke Balikpapan, Kalimantan Timur.

Barang Bukti yang diamankan 1 Paper Bag warna cokelat yang berisikan kantong plastik warna hitam yang didalamnya terdapat 10 Bungkusan kecil berisikan serbuk kristal diduga Sabu sekira berat 568,56 gram, 1 timbangan digital, 1 unit Mobil Toyota Avanza, STNK mobil dan beberapa Unit Handphone milik tersangka serta KTP para tersangka.

Atas perbuatannya tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau pasal 113 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia no.35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun atau paling lama 20 tahun,”pungkasnya.

(RD/r)

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BATAMSATU.COM merupakan portal berita terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT BATAM SATU MEDIA 2018

To Top