BATAM CITY

Mayoritas Milenial Batam Awam Nama Tokoh Pemimpin Daerahnya

Ivan bersama kelompok dancer nya tengah latihan di alun-alun Engku Putri Batam Centre./Dok.Foto: Instagram

BATAMKalangan milenial Kota Batam masih awam dengan nama tokoh-tokoh pemimpin di daerahnya.

Mereka yang rata-rata berusia 20 tahunan itu mengaku tak tahu sama sekali nama yang harus dipilih saat ditanya siapa tokoh Batam yang paling layak maju sebagai Calon Wali Kota (Cawako) Batam 2020 mendatang.

Seperti halnya Muthia (21) mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Batam ini. Ia kebingungan saat diminta untuk menyebut salah satu nama tokoh politik maupun tokoh masyarakat lainnya yang ia anggap layak memimpin Kota Batam.

“Siapa ya? Saya gak tau siapa tokoh-tokoh di Batam ini,” katanya kepada batamsatu.com, Rabu (19/6/2019).

Meski tidak kenal para pemimpin di daerahnya, Gadis kelahiran Pulau Belakang Padang itu menaruh harapan agar kotanya memiliki pemimpin yang punya visi menjadikan kota kelahirannya lebih maju.

“Siapa aja asal amanah dan dapat memimpin Batam menjadi lebih maju lagi,” imbuh dia.

Senada dengan Muthia, Novitasari (23) mengaku awam dengan nama-nama tokoh daerahnya.

“Yang saya tahu hanya Wali Kota Batam yang sekarang,” sebut Novita.

Kesehariannya sebagai mahasiswi serta karyawan di sebuah hotel membuat dirinya kurang dekat dengan dunia politik.

Aktifitas Novita yang terbilang cukup padat itu tak hanya membuatnya minim pengetahuan politik, namun juga tidak tertarik.

“Mubgkin karena sibuk kerja dan kuliah ya, jadi saya gak ngikuti politik dan memang aslinya juga tidak tertarik,” katanya sambil tertawa.

Tak hanya mereka berdua, Ivan (20) seorang dancer muda Batam juga demikian.

Menurutnya politik itu pembahasan orang tua. Sementara anak milinial lebih tertarik pada hal-hal yang kreatif.

“Bapak saya yang suka politik. Kalau kami anak muda ini bagusnya berkreasi mengembangkan hobi yang menghasilkan,” paparnya.

Ironisnya Ivan dan teman-teman dancernya hampir tiap minggu latihan dance di alun-alun Engku Putri yang tepat berada di depan kantor Wali Kota Batam.

Namun memiliki aktifitas yang dekat dengan kantor pemerintahan itu tak menjadi jaminan bagi seseorang menjadi tertarik dengan dunia politik maupun pemerintahan.

Sedikit berbeda, Taufiq (25) mahasiswa kampus swasta di Nagoya ini. Dia cukup banyak mengenal nama-nama tokoh politik dan pemimpin di Kota Batam.

Hanya saja untuk Cawako Batam ia masih belum memiliki pilihan. Menurutnya pemilihan Wali Kota Batam masih lama.

“Masih lama bang. Belum kelihatan siapa-siapa yang akan maju,” katanya.

Walau begitu ia berharap Wali Kota Batam nanti dapat mengembalikan kondisi ekonomi lebih stabil seperti pada tahun-tahun lalu.

“Mudah-mudahan Wali Kota nanti mampu mengembalikan kondisi ekonomi jadi lebih stabil. Itu yang penting,” harapnya.

Penulis: SA
Editor: Abidin

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BATAMSATU.COM merupakan portal berita terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT BATAM SATU MEDIA 2018

To Top