NEWS

Akademisi Prihatin Banyak Pejabat Kepri Tersangkut Korupsi

Mortigor Afrizal Purba (tengah) foto bersama para pelajarnya usai aktifitas perkuliahan./Dok.Foto:Pribadi/batamsatu.com

BATAM – Akademisi Batam mengaku prihatin dengan banyaknya pejabat di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang tersangkut kasus korupsi.

Mortigor Afrizal Purba, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Putera Batam menuturkan bahwa, penangkapan kepala daerah akibat kasus dugaan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebenarnya sudah sering terjadi.

Meski demikian, penangkapan-penangkapan ini sepertinya tidak menjadi pelajaran bagi para pejabat untuk berhati-hati dalam mengemban tugas dan amanah dari masyarakat.

“Ini pertamakalinya KPK turun ke Kepri. Dan sekali turun langsung banyak yang tertangkap,” cetusnya.

Menurutnya bukan tidak mungkin kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap sejumlah nama pejabat Provinsi Kepri akan menyeret nama-nama lain, baik sesama pejabat maupun pihak swasta.

Untuk itu dirinya mengaku prihatin dengan kondisi pemerintahan di Kepri saat ini.

“Sebenarnya prihatin juga kalau pejabat kita banyak yang tertangkap KPK. Ini harus jadi pelajaran bagi pejabat lain agar tidak menyalahgunakan wewenang dan jabatannya untuk memperkaya diri,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah harus lebih hati-hati dalam mlakukan perekrutan calon pejabat.

“Jangan sampai seleksi calon pejabat justru lebih mudah daripada jadi karyawan perusahaan,” ungkap dia.

Demikian halnya dengan partai politik, dalam memberikan rekomendasi kader yang akan mencalonkan diri sebagai kepala daerah perlu mempertimbngkan aspek kredibilitas individu.

“Standar kemampuan kader yang akan di usung harus benar-benar terukur. Jadi bukan hanya mengukur dari kemampuan akomodasi saja,” kata dia.

Ia melanjutkan, korupsi adalah kejahatan luar biasa. Jadi pemerintah serta parpol yang berkepentingan mengisi jabatan-jabatan strategis di pemerintahan juga harus menggunakan sistem dan standar yang luar biasa juga.

“Kalau cara yang dilakukan masih seperti masa lalu dan hari ini, korupsi tidak akan bisa berkurang apalagi di cegah,” pungkasnya.

Penulis: SA

Editor: Abidin

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BATAMSATU.COM merupakan portal berita terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT BATAM SATU MEDIA 2018

To Top