BATAM

Tiga Warga Negara Singapura Dideportasi dari Batam

Kepala Imigrasi Batam Teguh Prayitno bersama Komandan POMAL Batam Joko Hary memberikan keterangan pers, Selasa(25/4)/foto : Siska

BATAM – Tiga Warga Negara Singapura yang terjaring Operasi Gaktib Waspada Wira Pari oleh Tim Gabungan pada tanggal 21-22 April lalu di tempat hiburan malam telah dideportasi pada tanggal 23 April 2017, pukul 21.20 WIB melalui Pelabuhan Harbour Bay Batam.

Sebelumnya, Tim Gabungan terdiri dari Imigrasi, POM Gabungan AL/AD/AU, Provost YON/10 Marinir, Provost YON/136 Raider, BAIS, BIN, Satpol PP, BNN dan Polri berhasil menjaring 41 WNA dari berbagai negara.

“Terdapat 3 orang WN Singapura pada saat pemeriksaan tidak menunjukkan paspor, tapi menunjukkan identitas wajib militer,” jelas Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Batam Teguh Prayitno, saat press conference, Selasa (25/4) di Kantor Imigrasi.

Namun demikian, tiga WNA tersebut dilepas karena pada saat pemeriksaan di Kantor Imigrasi dapat menunjukkan dokumen perjalanan dan izin tinggal yang masih berlaku.

“Mereka mengaku jadi militer karena mengikuti wajib militer, dua orang telah melaksanakan wajib militer selama 2 tahun dan 1 orang masih menjalani wajib militer dengan keahlian spesialis komputer,” terang Komandan POM AL Mayor Laut Joko Hary.

Berdasarkan keterangan Komandan POM AL, dua identitas wajib militer WN Singapura diketahui sudah tidak berlaku lagi, sedangkan 1 WN lainnya masih mengantongi identitas wajib militer yang masih berlaku.

Ia menerangkan, jika tidak ada komplain terhadap status WNA dari lembaga intelijen negara Indonesia, maka tidak ada permasalahan terhadap identitas ketiga WNA tersebut.

“Artinya tidak ada masalah karena tidak ada reaksi dari instansi (intelijen mengenai status WNA tersebut),” ungkap Joko.

Kedatangan ketiga WN Singapura adalah dalam rangka wisata. Namun, akibat tidak dapat menunjukkan paspor pada saat operasi gabungan, ketiga WN Singapura mendapatkan Tindakan Administratif Keimigrasian berupa pendeportasian dan dicekal dengan dilarang masuk wilayah Indonesia selama 6 bulan ke depan.

 

Penulis : Siska

Editor : Rudiarjo Pangaribuan

 

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen − 8 =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top