NASIONAL

Sutan Bhatoegana Mengidap Penyakit Kanker Hati

AMOKNEWS – Mantan Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Demokrat, Sutan Bhatoegana yang kini mendekam di Lapas Sukamiskin, Bandung menderita penyakit kanker hati. Sutan yang menjadi terpidana kasus suap terkait pembahasan APBN Perubahan tahun 2013 untuk Kementerian ESDM diketahui mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin sejak Mei 2016 lalu.

Kondisi kesehatan Sutan ini diungkapkan ‎Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Dedi Handoko saat dikonfirmasi awak media, Selasa (25/10/2016).

Dikatakan Dedi, warga binaannya itu semula dirawat di Rumah Sakit (RS) Hermina, Arcamanik, Bandung. Namun, lantaran kondisi kesehatannya terus menurun, perawatan Sutan dipindahkan ke RS Medistra, Jakarta.

“Pak Sutan terkena kanker hati. Semula dia dirawat di RS Hermia Arcamanik. Karena kondisinya terus memburuk, maka dirujuk ke RS Medistra, Jakarta,” kata Dedi.

Dedi menjelaskan, Sutan dirujuk ke RS Medistra sejak tanggal 11 Oktober 2016. Namun, perawatan Sutan rencananya akan dipindahkan lagi ke rumah sakit di kawasan Bogor, Jawa Barat. Alasannya, dengan dirawat di Bogor, Sutan akan lebih dekat dengan keluarga.

“Info yang saya dapatkan, Sutan akan dipindahkan lagi ke rumah sakit terdekat di Bogor. Itu supaya dekat dengan keluarganya,” katanya.

Diberitakan, Sutan dieksekusi dari Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/5) setelah kasus suap terkait pembahasan APBN Perubahan tahun 2013 untuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menjeratnya berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan Sutan. Bahkan, majelis hakim agung MA yang terdiri dari hakim agung Artidjo Alkostar, MS Lumme, dan Abdul Latif memperberat hukuman Sutan dari pidana 10 tahun menjadi 12 tahun penjara. Selain hukuman fisik, Majelis Hakim juga memutus mencabut hak-hak politik pada diri Sutan.

Sutan selaku Ketua Komisi VII DPR dinilai terbukti oleh Majelis Hakim menerima hadiah dari Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karno sebesar US$ 140.000 dan US$ 200.000 dari Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini. Sutan juga dinyatakan terbukti menerima 1 unit tanah dan bangunan seluas 1.194,38 m2 di Medan dari Komisaris PT SAM Mitra Mandiri, Saleh Abdul Malik.

BERITA SATU

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − 9 =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top