Peristiwa

Remaja Asal Priok Tewas Tenggelam di Danau Sunter

AMOKNEWS – Seorang remaja laki-laki tewas tenggelam saat sedang mencoba berenang di Danau Sunter yang terletak di Jalan Danau Sunter Selatan (depan Hotel Sunlake), Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Administrasi Jakarta Utara pada Minggu (2/10).

Korban yang mencoba berenang tersebut langsung tenggelam ketika mencoba berenang di lokasi tepian danau dan kemudian kelelahan ketika mencoba ke bagian tengah danau serta sempat meminta pertolongan dari orang sekitar dengan berteriak dan melambaikan tangannya meski wajahnya sudah masuk ke dalam air.

Kapolsek Tanjung Priok, Kompol France Siregar, mengatakan awal mula kejadian bermula ketika korban yang hendak bermain air dan berenang di tepian danau tiba-tiba mencoba untuk berenang ke bagian tengah danau dan kemudian karena kelelahan akhirnya korban tenggelam.

“Danau Sunter ini memang kedalamannya bisa mencapai tiga hingga lima meter ke arah dasar danau, korban yang sebenarnya hanya bermaksud mandi di tepian bibir danau namun karena ajakan dan tantangan dari teman-temannya ia mencoba ke bagian tengah danau namun karena kelelahan akhirnya tenggelam,” ujar France, Minggu (2/10) sore.

France mengaku di sekitar area Danau sudah diberikan papan peringatan agar tidak ada orang yang berenang di sekitar lokasi karena kedalaman danau tersebut dikategorikan membahayakan apabila ada yang mencoba berenang dan tenggelam.

“Nanti kita koordinasikan dengan pihak pengelola Danau agar pemberian pengunguman diperbanyak dan jumlah petugas rescue juga selalu stand by di akhir pekan terutama pagi hingga sore hari,” tambahnya.

Korban meninggal diketahui atas nama Arya Dimas (15), warga Jalan Kebon Bawang Nomor 1C, RT04/RW07, Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sementara itu, Muhammad Nasir (44), warga Jalan Swasembada XXV Nomor 22A, RT07/RW11, Kelurahan Kebon Bawang yang berprofesi sebagai tukang ojek odong-odong dengan nomor plat polisi B-6235-GWS, mengaku korban awalnya menumpang kendarannya bersama belasan anak yang lain.

“Saat itu mereka meminta berhenti sebentar ketika saya melewati rute tepian Danau, karena saya juga hendak ngaso sebentar saya biarkan mereka bermain di tepian danau, eh gak tahunya ada salah satu anak berenang dan malah tenggelam,” ujar Nasir.

Melihat korban tenggelam, ia kemudian memanggil petugas untuk menolong anak tersebut yang sempat tenggelam selama hampir beberapa menit, namun saat diangkat ke permukaan oleh anggota recue yang mahir berenang sekitar Pukul 14.30 WIB ternyata korban ditemukan sudah meninggal.

Sedangkan Adib Musyafa (12), salah satu anak yang melihat korban tenggelam, mengaku korban sempat berupaya pamer bahwa dirinya mahir berenang dan mencoba ke bagian tengah danau yang agak dalam.

“Tapi pas baru sekitar dua meter dari tepian dia kayak mau tenggelam gitu, trus gerakan tangannya berubah, habis itu tinggal keliatan tangannya dan tenggelam,” kata Adib.

Pihak kepolisian kemudian langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat untuk menjalani proses visum untuk kepentingan penyelidikan dan sudah memanggil pihak keluarga untuk mengurus proses pemakaman dan administrasi.

SUARA PEMBARUAN

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 + 3 =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top