Peristiwa

Ratusan Personil Polda Peringati Sumpah Pemuda

BATAM – Ratusan Personil Kepolsian Polda Kepri melangsungkan upacara peringatan hari sumpah pemuda ke 88 tahun yang dipimpin langsung Brigjen Pol Sam Budigusdian di Lapangan Mapolda. Jumat(29/10).

Upacara peringatan sumpah pemuda kali ini berbeda dengan yang sebelumnya karena Kapolda dalam amanatnya menjelaskan peran penting pemuda masa depan penerus bangsa termasuk dilkungan Polri.

Upacara yang berjalan satu jam ini, Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian membacakan amanat Mentri Pemuda dan Olah Raga RI Imam Nahrowi bahwa pemuda saatnya bangkit membagun negara sesuai perjuangan Proklamator Sukarno.

“Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”Kata Sam Budi menirukan proklamator RI Bung Karno. Jumat(29/10).

Kata Sam, Data demografi indonesia menyebutkan bahwa jumlah pemuda di indonesia sesuai dengan uu no 40 tahun 2009 tentang kepemudaan dengan range usia antara 16-30 tahun, berjumlah 61,8 juta orang, atau 24,5% dari total jumlah penduduk indonesia yang mencapai 252 juta orang.

Secara kuantitas , lanjut Dia, angka 24,5% ini cukuplah besar. Ditambah lagi dalam waktu dekat ini mulai tahun 2020 sampai 2035, indonesia akan menikmati suatu era yang langka yang disebut dengan bonus demografi.

Dimana jumlah usia produktif indonesia diproyeksikan berada pada grafik tertinggi dalam sejarah bangsa ini, yaitu mencapai 64% dari total jumlah penduduk indonesia sebesar 297 juta jiwa saat ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Bonus demografi menjadi windosw opportunity yang sangat strategis bagi sebuah negara untuk dapat melakukan percepatan pembangunan ekonomi dengan dukungan ketersediaan sumber daya manusia usia produktif dalam jumlah yang cukup signifikan.

Rasio sederhananya , Imbuhnya, dapat digambarkan bahwa disetiap 100 penduduk indonesia, terdapat 64 orang yang berusia produktif, sisanya 46 orang adalah usia anak-anak dan lansia.

Rasio usia produktif di atas 64% sudah lebih dari cukup bagi indonesia untuk melesat menjadi negara maju. Itu adalah rasio usia produktif terbaik indonesia yang mulai kita nikmati nanti tahun 2020 dan akan berakhir pada tahun 2035.

“Relevansinya bonus demografi indonesia dengan pidato bung karno tentang sepuluh pemuda mengguncang dunia?,” tegasnya.

Selain itu, Kata Dia, jika kita merenung dan merefleksikan pidato bung karno, maka sejatinya jumlah besar saja tidaklah cukup untuk bisa membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan diperhitungkan di kancah dunia.

Bung karno tidak perlu menunggu bonus demografi untuk bisa memberikan kehormatan yang layak bagi bangsa dan negaranya. Bung karno hanya membutuhkan pemuda-pemudi unggul yang memiliki kualitas dan visi yang besar dalam menatap dunia,” pungkasnya(red).

 

 

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten + eighteen =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top