International

Puluhan ribu Warga Korsel Tuntut Presiden Park Turun

Puluhan demonstran Korsel. Foto : Istimewa

AMOKNEWS – Puluhan ribu warga Korea Selatan memadati jalanan di Seoul, Sabtu (5/11/2016), meneriakkan kata “makar” dan “kriminal” untuk menuntut Presiden Park Geun-hye mengundurkan diri di tengah skandal politik yang menghebohkan.

Aksi protes in terjadi sehari setelah Park meminta maaf dalam siaran langsung televisi, seiring meningkatnya kecurigaan bahwa dia memakai orang kepercayaan yang misterius untuk memanipulasi kekuasaan secara diam-diam.

Para demonstran membawa spanduk, lilin dan tulisan-tulisan menyolok “Park Geun-hye keluar” dan “Makar oleh pemerintahan rahasia”. Peserta demo termasuk para mahasiswa, yang memenuhi lapangan di depan gerbang istana kuno dan jalanan di dekatnya, bernyanyi dan berorasi menuntut diturunkannya presiden yang makin tak populer itu.

Kemudian mereka bergeser menuju Balai Kota, sambil berteriak “Tangkap Park Geun-hye”, “Turun, penjahat” dan “Kami sudah tak tahan lagi.”

“Park harus menjalani pemeriksaan oleh jaksa dan mengundurkan diri. Jika tidak, para politisi harus bertindak untuk memakzulkan dia,” kata Kim Seo-yeon, seorang mahasiswa yang bergabung dalam aksi demo.

Awal pekan ini, jaksa menangkap Choi Soon-sil, putri seorang pemimpin sekte dan kawan lama Park, dan kemudian menahan dua mantan pembantu dekat presiden atas tuduhan mereka telah memaksa dunia usaha untuk membayar US$ 70 juta kepada dua yayasan yang dikendalikan oleh Choi.

Selain itu ada kecurigaan bahwa Choi, yang tidak punya jabatan di pemerintahan, secara rutin mendapat informasi rahasia dan mencampuri urusan negara, termasuk penunjukan para menteri dan pengambilan kebijakan.

“Saya keluar hari ini karena bukan negara seperti ini yang ingin saya wariskan pada anak-anak,” kata Choi Kyung-ha, seorang ibu tiga anak.

“Anak-anak saya bertanya siapa Choi Soon-sil dan apakah dia presidennya, dan saya tak bisa memberikan jawaban.”

Polisi memperkirakan ada 43.000 peserta demo, sementara pengerah massa mengklaim ada 130.000 orang.

Park berusaha memulihkan stabilitas dengan memecat delapan stafnya dan mengusulkan tiga pejabat kabinet baru, termasuk perdana menteri, namun partai-partai oposisi menyebut perombakan kabinet itu hanya taktik untuk mengalihkan isu.

BERITA SATU

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − 12 =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top