HUKUM & POLITIK

Pos Polisi Rusak Berat di Hantam Truk Angkut Tanah Reklamasi

BATAM – Pos Penjagaan polisi Lalulintas Polresta Barelang di simpang tiga wingsor , kecamatan Lubuk Baja rusak berat ditabrak truk BA 8035 AU roda 10 angkut tanah potongan menimbun reklamasi pantai Ocarina.

Informasi yang berhasil dikumpulkan dilapangan . Truk warna hijau tersebut beroperasi malam hari dengan mengambil jalan pintas memotong lampu merah lewat Baloi.

Naas bagi pengemudi truk , diduga rem blong mengelakkan kendaraan lain sehingga hantam pos lalulintas sehingga amrol dan kepala truk hancur berat.

“Kejadian diperkirakan subuh dan diduga rem blong,” kata salah seorang oknum polisi yang enggan namanya disebutkan. Selasa(09/08/2016).

Kata ini, kami lagi melihat dampak kerusakannya dan ini merupakan pos strategis untuk mengatur kemacetan lalulintas di saat jam sibuk.

Dan pos ini merupakan sangat diperlukan karena sering terjadi kecelakaan pengendara roda dua maupun empat.

“Mudah-mudahan cepat dibangun kembali ,” Ujarmya.

Sedangkan menurut salah seorang warga kampung utama, Rinto yang dijumpai dilokasi mengatakan, truk BA 8035 AU warna hijau daun tersebut menabrak pos polisi lalulintas subuh dinihari dan dua korban Rizal dan Suhandi sempat dilarikan warga kerumah sakit.

Namun, keadaan korban selanjutnya kami tidak mengetahui pasti karena warga lain yang membawa ke rumah sakit, kami hanya mendapat informasi .

“Informasinya mobil lagi stanbay tapi dua orang di atasnya , lalu meluncur hantam pos polsi,” Ujarnya.

Selain itu, kegiatan truk angkut tanah reklamasi ini dalam kurun waktu dua Minggu ini berjalan saban hari, bahkan terlihat beroperasi siang dan malam.

Terpantau diduga truk Silma Group warna putih berpacu setiap harinya mengangkut tanah potongan dari belakang I-hotel Nagoya menuju kawasan wisata ocarina Batam centre.

Parahnya, ulah truk tersebut jalan protokol sepanjang Nagoya menuju lokasi rusak parah bahkan berlobang membahayakan pengguna jalan raya , dan dapat menimbulkan kecelakaan .

“Kegiatan truk reklamasi ini , anehnya tak pernah distop polisi lalulintas, padahal plat nomor mereka BA bukan BP lagi,” kata Romel salah seorang pengendara roda.

Parahnya, kata Dia, kok tak ada yang peduli padahal jelas- jelas merugikan masyarakat, rakyat yang bayar pajak kok mereka pengusaha reklamasi yang menikmati dengan merusak jalan.

“Memang sesuai lah hukum tajam kebawah bukan keatas,” ujarnya dengan data kesal.

Sementara itu , kepala Bapedal kota Batam mengatakan , pengusaha reklamasi bandel sudah dilakukan pemeriksaan bahkan sudah ditingkat penyidikan .

“Bahkan empat perusahaan sudah kita berikatan data terhadap polda kepri untuk ditindak lanjuti ,” Kata Dendi.

Namun, Dendi saat lebih jauh dikonfoasi awak media , perusahaan mana saja yang menyalah aturan dan sudah dibawah keranah pidana, enggan berkomentar lebi lanjut.

“Gelar perkara menunggu Muspida lengkap dan masih tahap pembahasan,” Ujarnya singkat.(red/di).

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + seventeen =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top