Hukum

Polres Langkat Berhasil Gagalkan Pengiriman 10 Kg Ganja Asal Lokseumawe

AMOKNEWS – Polres Langkat kembali menggagalkan peredaran narkoba, berikut menyita barang bukti 10 bal atau sekitar 10 kilogram ganja dari salah seorang penumpang bus Putra Pelangi BL-7527 AA, Kamis (27/10/2106).

Tersangka kurirnya BR alias Bahri (28) warga Dusun Uteun Punti Desa Sawang Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara, Provinsi NAD, ditangkap ketika personel menggelar razia guna mengantisipasi melintas dan masuknya peredaran narkoba di Jalinsum Stabat- NAD persisnya depan pos lalu lintas Sei Karang Desa Kwala Gumit Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat.

Keterangan yang diperoleh, sebelumnya petugas menerima informasi bahwa ada seorang laki- laki membawa ganja akan menaiki bus Putra Pelangi dan di perkirakan akan melintas wilayah hukum Polres Langkat pada pagi harinya.

Selanjutnya petugas menggelar razia di Jalan lintas sumatra (Jalinsum) Stabat- NAD persisnya depan pos lalu lintas Sei Karang Desa Kwala Gumit Stabat dan menyetop bus penumpang umum yang sedang melintas dilokasi razia.

Kemudian petugas melakukan penyetopan dan langsung memberhentikan bus penumpang umum yang dicurigai, dan langsung memeriksa seluruh penumpang serta barang bawaan yang berada didalam kendaraan itu.

Setelah itu, petugas melihat salah seorang penumpang yang duduk dibangku nomor 3 tampak gelisah dengan kehadiran petugas. Kemudian personel meminta kepadanya agar tas ranselnya diperiksa, setelah dibuka ditemukan 10 bal ganja yang dibungkus dengan menggunakan lakban.

Kapolres Langkat AKBP Mulya Hakim Solichin, SIK didampingi Paur Humas Polres Langkat Iptu Rudi Saputra, SH, ketika ditemui wartawan di Mapolres Langkat, Jumat (28/10/2016) membenarkan penangkapan tersebut.

“Tersangka kurir yang kita sita ini beserta barang buktinya diamankan setelah pihak Kepolisian menerima informasi dari warga terkait tindak pidana narkotika jenis ganja dan langsung ditindaklanjuti dengan melakukan razia,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan kurirnya, kata dia, ganja tersebut dibawanya dari Lokseumawe dan mau diantarkan ke Medan. Dia baru menerima uang panjar sedang sisanya dibayar jika sampai di tempat tujuan.

“Tersangka ini membawa ganja dari Aceh dan mau diantarkannya ke Medan. Dari pengakuannya dia baru menerima panjar Rp200 ribu sebagai uang jalan dari Rp2 juta yang dijanjikan, sedang kekurangannya akan dibayarkan saat barang sudah diantar,” jelas Kapolres Langkat

BERITASUMUT

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 − 6 =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top