HUKUM & POLITIK

Polisi Harus Usut Dugaan Uang Siluman Perekrutan Satpol PP Batam

BATAM – Pihak kepolisian Polresta Barelang harus berani usut tundas dugaan pungutan uang siluman yang diduga dilakukan oknum pejabat Satpol PP ketika melakukan perekrutan anggota gelombang ke-3.

“Hal ini yang berwenang melakukan penyidikan kepolisian, apalagi sudah ada yang melapor dan kami mendukung pihak kepolisian agar mengusut tuntas sehingga tidak berpolemik dimasyarakat,” Kata Anggota Komisi 1 DPRD Batam, Nano Hadisiswanto diruangannya. Kamis(18/08/2016).

Kata Dia, Isu adanya dugaan calon Satpol PP dipungut biaya tidak wajar dalam pengrekrutan sudah center dibicarakan masyarakat. parahnya perekrutan tidak transparan bahkan Badan Kepegawaian Daerah(BKD) Batam tidak mengetahui.

“Kan jadi aneh Pemko Batam sampai tidak tahu, untuk itu sekali lagi kami tegaskan sangat mendukung pihak kepolisian mengusut tuntas,” kata Pria politisi yang sering disapa Cak nono.

Ia mengatakan, Sebagai bentuk upaya adanya transparansi dalam perekrutan personil baru Satpol PP, komisi 1 DPRD Batam menolak anggaran yang diajukan Kasatpol PP Hendri senilai Rp28 milyar.

“Tidak ada analisa pengkajian kebutuhan personil sehingga bertabrakan dengan aturan UU ASN sehingga kami tolak,” ujarnya.

Seharusnya , mereka mengkaji secara baik, berapa personil yang dibutuhkan untuk menjaga aset Pemko Batam maupun bagi kebutuhan lainnya diketahui BKD serta di ACC walikota.

“Baru ajukan anggaran serta disetujui dewan , barulah direkrut tampa punggutan terhadap calon,” Pungkasnya.

Seperti diketahui, dua hari lalu lima anggota Satpol PP sudah membuat laporan secara resmi ke Polresta Barelang terkait dugaan penipuan dalam perekrutan mereka. Salah satu anggota Satpol mengaku membayar puluhan juta rupiah namun status dan gaji mereka tidak jelas.(red/di).

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − ten =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top