HUKUM & POLITIK

Polda Tarik Kasus Dugaan Intimidasi Terhadap Wartawan

BATAM – Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian membenarkan penaganan kasus dugaan kriminalisasi terhadap awak media oleh preman di PN Tanjung Pinang ditarik untuk diproses di Mapolda.

Pengambil alihan penaganan kasus dari Polres Tanjung Pinang karena adanya kegaduhan sehingga ditarik untuk diproses selanjutnya di Polda kepri.

“Terjadi kegaduhan makanya ditarik dan segera akan dilakukan gelar perkara,” Kata Kapolda melalui Kabid Humas AKBP Hartono. Kamis(18/08/2016).

belum bisa diketahui kebenarannya, apakah Ahang yang dimaksud Ican benar telah memerintahkannya. Karena, kata Kapolda, ada dugaan Akau pemilik kapal KM Kawal Bahari yang memerintahkan sejumlah preman tersebut.

“Nanti akan dilihat siapa yang benar dan siapa yang salah dalam kasus ini,” ujarnya.

Seperi diketahui, Peristiwa kekerasan dan intimidasi terhadap sejumlah wartawan di PN Tanjungpinang terjadi saat berlangsung sidang mendengarkan keterangan saksi Ahang, yang diduga sebagai pemilik kapal KM Karisma Indah yang ditangkap Danlantamal IV Tanjungpinang atas dugaan penyeludupan.

Ican dan sejumlah preman menghalangi peliputan saat wartawan tengah mengabadikan foto Ahang dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Zulfadli. Berdasarkan kejadian itu sejumlah wartawan membuat laporan berdasarkan LP Nomor Pol: STPL/92/K/VII/2016/ KEPRI/ SPK-Res Tanjungpinang.(red/di).

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × five =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top