BATAM

Pengawasan Perederan Rokok FTZ lemah di Batam

BATAM – Ratusan karton rokok merek luffman diduga produksi Batam kembali ditangkap dan ini merupakan bukti lemahnya pengawasan yang dilakukan Bea dan Cukai Batam. padaha Kuota cukai juli 2015 BP Batam tidak mengeluarkan lagi.

Taim Komari ketua LSM Kolompok Diskusi Anti 86(Kodat) Batam mengatakan, maraknya beredar rokok luffman di Batam maupun diseludupkan keluar Batam merupakan bukti lemahnya pengawasan BC Batam.

Padahal rokok FTZ tersebut , jelas sudah tidak mendapat kuota setahun lalu oleh BP Batam tetapi anehnya kok masih dijual bebas dan seharusnya BC menindak dan menarik dilapangan.

“Ratusan milyar negara dirugikan ulah rokok FTZ tersebut, namun kalau sudah ada dugaan kongkolikong makanya masih beredar,” Kata Taim Komari. Minggu(31/07/2016).

Kata dia, pihak Bea Cukai bersama penegak hukum lainnya, harus segera melakukan menyetopan peredaran maupun pengusaha produksi rokok FTZ dan kapan perlu dipidakan.

“Mudah mencari rokok Luffman kok, lihat aja diglosir maupun di toko modern,” Pungkasnya.

Sementara itu, Pol Airud Polda kepri beberapa waktu lalu berhasil tangkap 117 dus rokok FTZ pelabuhan tikus jembatan 6 Barelang. Kamis(28/07/2017).

Barang bukti yang berhasil kan berupa 1 unit SB.ENI bermesin tempel merek Yamaha 2 X 200 PK dan mobil Toyota Dyna BP 9287 DF,117 dus rokok yang terdiri rokok Luffman sebanyak 50 dan rokok H. Mild sebanyak 67 dus.

“Tersangka yang kita amankan Anto nahkoda SB. ENI bermesin tempel merek Yamaha 2 X 200 PK, pada saat penangkapan melarikan diri (DPO),” ujar Wakil Direktur Ditpolair Polda Kepri AKBP Benyamin Sapta. Sabtu (30/7/2016) pagi.

Benyamin menuturkan, penangkapan ini berawal saat kapal sedang melakukan patroli di sekitar perairan jembatan 6 Barelang atau pada posisi koordinat 0-43-241-N-104-12-544 E memergoki 1 unit SB.

Di samping itu sambung Benyamin, SB. ENI saat itu sedang membuat rokok yang berasal dari 1(satu) mobil truk box merek Toyota Dyna BP 9287 DF dan setelah kita periksa isinya berupa rokok merek Luffman dan H.Mild.

“Barang bukti yang kita amankan berupa 1 unit SB.ENI bermesin tempel merek Yamaha 2 X 200 PK dan mobil Toyota Dyna BP 9287 DF,117 dus rokok yang terdiri rokok Luffman sebanyak 50 dan rokok H. Mild sebanyak 67 dus.

Pasal yang kita jeratkan Pasal 9 A ayat 1 dan ayat 3 tentang tentang Undang Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dan barang barang ini kita serahkan Direktorat Bea dan Cukai,” ujar dia.(red/di).

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − two =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top