KEPRI

Diduga Pejabat PLN Batam Lakukan Lobi Politik Terkait Kenaikan Tarif

BATAM – Pejabat PLN Batam diduga lakukan lobi politik tingkat tinggi terkait wacana kenaikan Tarif Dasar Listrik(TDL) bagi petinggi partai pusat, namun DPRD Kepri melalui komisi dua dan tiga tetap melakukan pembahasan.

“Walaupun PLN lakukan lobi politik tingkat tinggi, kami tetap akan bahas bahkan bisa saja kami tolak kenaikan tarif 47 persen itu,” Kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kepri, Sirajudin Nur di Batam Centre. Minggu(04/09/2016).

Kata Dia, Kenaikan tarif dasar listrik rumah tangga dan sosisal yang diajukan PLN Batam tersebut sangat memberatkan masyarakat Kepri, parahnya PLN berupaya melempar bola panas terhadap DPRD Kepri.

“Saya pastikan saya orang pertama menolak kenaikan tarif PLN 47 persen di paripurna nantinya,” tegasnya.

Sudah beberapa kali dilakukan pembahasan dikomisi, namun belum ada keputusan, ironisnya lagi sampai saat ini PLN belum menyerahkan laporan keuangan priode 2015 dan 2016 berjalan.

Pembahasan tetap dilanjutkan tetapi yang perlu diluruskan bahwa gubernur tidak bisa mencabut surat pengajuan kenaikan tarif oleh PLN Batam, pasalnya gubernur hanya kapasitasnya melanjutkan terhadap DPRD Kepri dan itu diatur UU.

“Bagaimana mau dicabut masalahnya bukan Pergub, makanya tetap dibahas,” jelasnya.

Sampai saat ini, secara pribadi dirinya menolak kenaikan tarif sampai 47 persen tersebut karena imbasnya sangat luas dan berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

“Presiden naikkan BBM sedikit saja rakyat protes, emang PLN ruginya dimana,” pungkasnya.(red/di).

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 3 =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top