HUKUM & POLITIK

Pauwty Didakwa Gelapkan Uang PT Bukit Permata Batam

BATAM – Mantan General Manager(GM) PT Bukit Permata Batam, Pauwty duduk sebagai pesakitan pada persidangan di Pengadilan Negeri Batam karena diduga melakukan penggelapan uang milik perusahaan senilai Rp 70 juta, Senin(25/1/2016).

 

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum(JPU), Nurhasaniati menjerat terdakwa dengan pasal 374 Jo pasal 64 ayat(1) KUHP subsider pasal 372 Jo pasal 64 ayat(1) KUHP.

 

Ia menguraikan, bahwa terdakwa diduga telah melakukan penggelapan atas uang milik saksi Joe Khing Fa senilai Rp 52.276.156 untuk pembayaran bulanan service cas ruko di Komplek Nagoya Hill Mall Blok O Nomor 1,2 dan 3 kepada pengelola Nagoya Hill sejak bulan Maret hingga Juni 2015.

 

“Uang tersebut digunakan terdakwa untuk kepentingan pribadi tanpa seijin dari saksi,” ujar JPU.

 

Selain menggelapkan uang service cas tersebut, JPU juga mengatakan bahwa terdakwa telah menggadaikan BPKB Mobil Daihatsu Zebra milik saksi Joe Khing Fa pada tanggal 24 Juli 2015 kepada PT Finansia Multi Finance dan diperoleh uang sebesar Rp 18 juta.

 

“Akibat perbuatan terdakwa, saksi Joe Khing Fa mengalami kerugian sebesar Rp 70.276.156,” jelasnya.

 

Seusai mendengarkan dakwaan JPU dan keterangan saksi, sidang kemudian ditunda hingga seminggu kedapan oleh Ketua Majelis Hakim, Wahyu Prasetyo yang didamping Tiwik dan Imam Budi Putra sebagai Hakim Anggota.
(red/CR 02)

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three − one =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top