NASIONAL

Agus dinilai cuma jual ketampanan & karisma SBY

AMOKNEWS – Empat partai dari Poros Cikeas, Partai Demokrat, PKB, PAN dan PPP memutuskan duet Mayor Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni dalam Pilgub DKI 2017. Munculnya nama Agus tentu mengagetkan banyak pihak. Sebagai TNI dengan karir cemerlang, Agus disebut hanya bakal menjual ketampanan dibanding kemampuan.

Pengamat Militer Universitas Padjajaran, Muradi, menilai pemilihan Agus untuk menjadi calon gubernur DKI Jakarta juga terkesan dipaksakan. Sehingga wajar bila putra sulung Presiden ke 6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu disandingkan dengan Silvia. Apalagi pasangan duet Agus merupakan Deputi Gubernur bidang Kebudayaan dan Pariwisata Pemprov DKI Jakarta. Sehingga dirasa banyak mengetahui terkait birokrasi maupun masalah di ibu kota.

“Yang dijual Agus itu kegantengannya dan karisma bapaknya (SBY). Dia enggak jual prestasi. Makanya dia berdampingan dengan Silvia,” kata Muradi kepada merdeka.com, Jumat (23/9).

Menurut Muradi, sosok Agus di dunia militer tengah berada di jalurnya. Potensi menjadi lebih baik dari SBY dalam karir dunia militer juga sangat besar. Bahkan tidak menutup kemungkinan bisa mendapat jabatan Panglima di masa depan. “Bahkan potensi jadi panglima. Bisa melebihi bapaknya (SBY).”

Maka dari itu, lanjut Muradi, wajar banyak pihak menyayangkan langkah Agus berhenti sebagai abdi negara di usia terbilang muda bagi karir militer. Sebaiknya Agus bersabar dalam lima hingga sepuluh tahun lagi untuk terjun di dunia politik.

“Misalnya sudah bintang satu nanti, dia sudah matang di usia itu,” ungkapnya.

Agus merupakan peraih Adhi Makayasa tahun 2000 dan berpotensi menjadi jenderal di masa depan. Perjalanan di militer dimulai sejak pendidikan dasarnya sejak 1984 dihabiskan di Bandung dan Timor Timur selama 2,5 tahun serta Jakarta sebelum akhirnya dia lanjutkan di Amerika Serikat pada 1990. Kala itu, Agus mengikuti penugasan ayahnya sebagai siswa Seskoad di Fort Leavenworth.

Di Amerika Serikat, Agus pernah mendapatkan penghargaan dari sekolahnya dalam bidang akademik. Selepas lulus dari SMPN 5 Bandung, Agus masuk SMA Taruna Nusantara Magelang pada tahun 1994. Penatarama 1, pendiri pleton PKS (Patroli Keamanan Sekolah) serta Ketua OSIS SMA Taruna Nusantara ini lulus dengan predikat terbaik pada tahun 1997 dan meraih medali Garuda Trisakti Tarunatama Emas. Prestasi itu semakin membulatkan tekad Agus untuk mengikuti jejak ayahnya masuk Akademi Militer Magelang.

Setelah masuk militer, Agus lulus sebagai siswa terbaik. Perjalanan karier Agus cukup moncer. Berbagai macam prestasi dia peroleh dengan kemampuannya. Dari seluruh prestasinya, lantas tak membuatnya menjadi jumawa. Agus kini menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kamuning.

sumber:merdeka.com

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight − one =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top