BATAM

Kementerian PUPR Kaji Pembangunan Jalan Tol Batam, Ini Rutenya

ilustrasi jalan tol/foto : Ist

 

JAKTARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mengkaji pembangunan jalan Tol Batu Ampar-Mukakuning-Hang Nadim, Batam sepanjang 25 Km. Nantinya ruas tol tersebut akan ditawarkan sebagai jalan tol prakarsa badan usaha. Ruas tol ini merupakan salah satu proyek strategis nasional dalam Perpres Nomor 3 tahun 2016.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III, Kementerian PUPR, Junaidi, dalam siaran persnya, Sabtu (6/5), mengatakan, pembangunan tol dilakukan untuk meningkatkan kelancaran arus transportasi barang antara kawasan industri Muka Kuning, Pelabuhan Batu Ampar dan Bandara Internasional Hang Nadim.

Disamping itu bertujuan mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di persimpangan akibat lampu merah, sekaligus memisahkan antara kendaraan berat dan kendaraan ringan demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, kata dia.

Ia mengatakan, trase jalan tol yang digunakan adalah trase jalan arteri yang sudah ada saat ini yang nantinya akan dilebarkan. Untuk mempersiapkan jalan arteri Batu Ampar – Batu Besar sebagai jalan non tol yang berdampingan dengan jalan tol, Kementerian PUPR tengah melebarkan jalan tersebut menjadi 7 meter. Nantinya saat pembangunan jalan tol dilakukan lebar jalan akan menjadi 11,6 meter.

Sementara mengatasi persimpangan di sepanjang jalan tersebut, akan dibangun flyover (FO) di lima persimpangan yakni FO Simpang Punggur (310 m), Simpang Kda (123 m), Simpang Kabil (430 m), Simpang Jam (165 m) dan Jalan Sudirman (150 m).

 

Dari kelima FO tersebut, FO Simpang Jam ditargetkan akan selesai tahun ini. Saat ini progres konstruksinya telah mencapai 59,43 persen. Pembangunannya dimulai sejak akhir 2015 dengan anggaran sebesar Rp 180 miliar.

“Tahun depan kami rencanakan dimulai pembangunan Flyover Simpang Kabil. Jarak Simpang Jam dengan Simpang Kabil hanya 3 km. Bila belum dimulai, arus lalu lintas yang sudah lancar akan menumpuk di perempatan Simpang Kabil,” kata Junaidi.

Ditambahkannya FO Simpang Jam nantinya akan menjadi ikon baru Kota Batam dimana dindingnya akan dibuat artistik dan lampu-lampu.

 

 
Editor : Roni Rumahorbo

Sumber : Beritasatu

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + eight =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top