Hukum

Kekerasan Wartawan, Panglima TNI Diminta Tindak Tegas Anggotanya

AMOKNEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta kalangan wartawan untuk menegur Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo terkait kasus kekerasan yang dilakukan oknum anggotanya terhadap wartawan di sejumlah daerah Tanah Air, termasuk di yang terkini di Madiun, Jawa Timur.

“Kerja wartawan dilindungi oleh Undang -undang, sehingga Presiden perlu menegur Panglima TNI karena kekerasan terhadap wartawan masih kerab terjadi,” ujar Koordinator Aksi Wartawan, Amrizal di Medan, Rabu (5/9).

Amrizal mengutarakan hal tersebut bersama puluhan wartawan dari media elektronik dan media cetak saat melakukan aksi demo di Bundaran Mayestik Jalan Gatot Subroto Medan, yang bersamaan dengan HUT TNI ke-71.

“Panglima TNI seperti tidak tegas dalam menindak bawahannya yang melakukan pelanggaran. Meminta maaf saja tidak cukup. Oknum TNI yang melakukan kekerasan harus diproses sesuai dengan perbuatannya,” katanya.

Menurutnya, HUT TNI harus dijadikan momentum untuk memahami tugas wartawan. TNI tidak perlu melakukan kekerasan yang bisa menciderai rasa keadilan. “Jika kasus kekerasan itu terkesan dibiarkan maka kejadian serupa akan terulang,” kata dia..

Dalam aksi demo itu, wartawan juga melakukan aksi teatrikal menyangkut kekerasan oleh oknum TNI terhadap insan pers saat melakukan peliputan di lapangan. Aksi itu menjadi pusat perhatian masyarakat dan pengguna kendaraan yang melintas di lokasi aksi demo tersebut.

BERITA SATU

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − 15 =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top