BATAM

Calo Merajalela, Harga KTP di Batam Tembus Rp 700 Ribu

BATAM – Praktek adanya dugaan pungutan liar(pungli) dalam pengurusan dokumen kependudukan oleh oknum-oknum pejabat di Disduk Capil Kota Batam yang bekerjasama dengan para calo semakin merajalela dan meresahkan.

 

Ironisnya, meskipun tindakan pungli oleh pejabat ini masuk kategori tindak pidana, aparat penegak hukum yang ada terkesan membiarkan praktek ini berkembang biak.

 

Pantauan dilapangan,hari ini, Jumat(29/1/2016), antrian panjang masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan masih terlihat di Kantor Disduk Capil Batam.

 

Edy (30), salah satu warga yang mengantri untuk rekam foto, mengaku mengurus KTP sendiri tanpa melalui calo, karena tidak sanggup membayar biaya pengurusan yang sangat tinggi dari calo.

 

“Kalau urus sendiri prosesnya lebih lama mas, bisa sampai 2 bulan. Tapi lewat calo bisa lebih cepat, tapi biayanya sangat mahal. Karena mereka juga setor ke petugas Disduk,” ujarnya.

 

Ia mengaku pernah ditawari oknum calo untuk mengurus KTP miliknya. “Harga yang ditawarkan relatif mas, tergantung kelengkapan berkas pemohonnya. Kamarin ditawarin sekitar 300 ribu sampai 700 ribu an,”jelasnya

 

Calo tersebut, lanjutnya juga menjanjikan bahwa pemohon KTP hanya datang ke Kantor Disduk Batam saat melakukan rekam foto saja. Selanjutnya tinggal menunggu kabar jika KTP sudah siap.

 

(red/CR 2/3)

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − 6 =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top