BATAM

Baloi Kolam Kembali Bergolak, Dua Warga Sipil Kena Peluru Nyasar TNI

BATAM – Konsflik permasalahan lahan terus bergulir di Baloi Kolam, kecamatan Batam Kota.‎ Sehingga siang ini ratusan warga baloi harus berhadapan dengan TNI bersenjata dan dikabarkan dua warga sipil kena peluru nyasar yang diduga dari senjata oknum TNI.

Punca bentrok diduga dipicu adanya wacana Tim terpadu akan menyampaikan surat peringatan pengusuran terhadap lokasi yang ditempati warga saat ini, namun belum berhasil sampai kelokasi Tim terpadu mendapat hadangan warga.

Menurut salah seorang warga Rini mengatakan, peristiwa berpunca adanya wacana Tim terpadu yang datang sekitar pukul 14.00 WIB siang memberi surat peringatan SP2 untuk pengusuran.

Karena warga tak terima, warga berdatangan secara spontan‎ beramai-ramai untuk menghadang Tim tersebut dengan membakar ban dan kayu digerbang pintu masuk.

“Tiba-tiba terdengar letusan, dua warga terkena tembakan dan yang bawa senjata y TNI,” Kata Rini dilokasi. Kamis(22/09/2016).

Hal yang sama juga diungkapkan RDN(37) dilokasi. Ia mengatakan, seluruh warga sudah kesal selama ini dengan cara penggusuran terhadap warga melaui intimidasi dari oknum TNI, dimana pada peringatan pertama dua unit mobil TNI dirusak.

Kali ini, lanjut Dia, warga tidak takut walaupun ditodongkan senjata dan terbukti mereka ditarik komandan mereka kembali. Warga disini tidak mau digusur.

“Saat datang tadi sempat lemparan-lemparan botol kaca antara warga dan aparat,” jelasnya.

Parahnya lagi, hampir lebih kurang ratusan diduga oknum aparat berseragam loreng mencoba masuk dalam lokasi warga‎, namun langsung dihadang sehingga sempat juga terjadi kejar-kejaran dan ada juga warga dibawa paksa aparat tersebut.

“Kalau tak salah ada dua warga sempat dibawa paksa aparat,” pungkasnya.

‎warga bernama Bawaor Arianto(44) warga baloi kolam RT10 RW 11 yang mengalami luka tembak bagian kaki serta dilarikan kerumah sakit, sedangkan salah seorang lagi belum diketahui identitasnya karena dibawa oleh aparat kerumah sakit‎.

Peristiwa bentrok antar warga dan aparat TNI berakhir kondusif sekitar pukul 16,15 WIB dan dilokasi terlihat Kapolsek bersama jajaran Polresta Barelang dengan bersenjata lengkap dan terlihat ratusan polisi berjaga disepanjang jalan.(red).

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × five =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top