NATUNA –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna sahkan anggararan pendapatan dan belanja daerah (APBD) murni Pemerintah Kabupaten Natuna tahun anggaran 2019 sebesar Rp 1,270 triliun, Senin (26/11 /2018).

Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Yusripandi memimpin sidang pengesahan APBD murni tahun anggaran 2019 hingga Senin malam. APBD di sahkan sekitar pukul 20.30 wib usai masing-masing fraksi DPRD Kabupaten Natuna menyampaikan pandangan akhir terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) APBD Natuna tahun 2019.

Enam fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Natuna, yaitu Fraksi Demokrat, Golkar, PAN, PPP, PNR dan Germas, semuanya menerima dan menyetujui Raperda APBD tahun anggaran 2019, untuk disahkan menjadi peraturan daerah APBD tahun anggaran 2019.

APBD tahun anggaran 2019 yang tertuang dalam RAPBD dianggarkan sebesar Rp 1.135.159.000.000,- bersumber dari sektor pendapatan dan penerimaan daerah lainya. Pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 56,575 M bersumber dari pajak daerah, pengelolaan kekayaan daerah serta pendapatan asli daerah lain-lain yang sah.

Kemudian dana pertimbangan sebesar Rp.910.268 M, bersumber dari bagi hasil pajak dan bukan pajak, dana alikasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK). Lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp.168.674 M, yang bersumber dari pendapatan dana BOS, dana hasil pajak Provinsi Kepri, dana desa dan dana insentif daerah.

APBD Kabuaten Natuna tahun anggaran 2019 sebesar Rp 1.270 triliun terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 491 miliar, belanja langsung sebesar Rp 778 miliar, dianggarkan untuk urusan wajib dan urusan pilihan pemerintah.

Pengeluaran pembiayaan berasal dari penyertaan modal investasi pemda sebesar Rp 5 miliar, dan pembiayaan neto sebesar Rp 134.682 miliar.