KEPRI

Amzon Pastikan TDL Batam Turun dari 45 Persen

Amzon saat menemui pendemo didepan graha kepri, Selasa(16/5)/foto : IRD

BATAM – Kadis Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Kepri Amzon menegaskan kenaikan tarif dasar listrik(TDL) bright PLN sebesar 45 persen dipastikan akan diturunkan dalam waktu dekat. Meski demikian ia tidak merinci besaran angka yang dimaksud.

Hal itu disampaikan Amzon saat menemui ratusan pendemo dari Aliansi Masyarakat Peduli Listrik(AMPLI) di depan gedung Graha Pena Kepri, Batam Center, Batam, Selasa, (16/5).

“Pasti ada turun. Angkanya itu pimpinan,” tegas Amzon kepada BATAMSATU.COM seusai menemui pendemo.

Meski demikian ia mengatakan kenaikan tarif listrik bright PLN sebesar 45 persen yang diberlakukan kepada masyarakat sudah sesuai dengan kajian yang diambil selama 13 bulan dari pengajuan pertama yang diajukan PLN Batam kepada Gubernur Kepri saat masa jabatan mendiang H.M Sani.

“Gubernur sangat perduli kepada masyarakat untuk mengatasi dan memberikan solusi yang dirasakan oleh masyarakat tentang kenaikan listrik sebesar 45 persen yang dinilai memberatkan warga Batam dengan berjanji dan memastikan akan menurunkan besaran tarif dasar listrik tersebut dalam waktu yang cepat,” jelasnya.

Menurutnya kebijakan ini diambil melalui kajian yang diambil selama 13 bulan, dan itu merupakan kajian yang sangat lama, dari mulai berganti gubernur, sekda dan kepala Dinas telah dilakukan pengecekan yang matang.

“Saya tidak bilang bahwa saya buang badan, saya dilantik kan baru beberapa bulan, dan pembahasan ini sudah ada sejak bulan januari 2017 dan sudah berjalan 12 bulan. Secara legalitas ini adalah sesuatu yang sudah dibahas. Tapi setelah di kroscek ternyata sudah ada pebahasan yang sangat intens yang meyakinkan bahwa bright PLN benar merugi, walaupun ini sudah berkali-kali ditanyakan oleh komisi III DPRD Kepri,” terangnya.

Kata Amzon hasil audit independen juga yang ditunggu selama 3-4 bulan menyatakan bright PLN Batam mengalami kerugian sedangkan pergub 1352 yang diterapkan juga sudah sesuai dan realistis.

Ketika bright PLN mengalami kerugian justru akan berdampak buruk pada masyarakat itu sendiri, karena pengelolaannya akan dialihkan dan diambil Persero dengan TDL akan kembali kepada tarif nasional yaitu sebesar Rp 1460 atau 1467/KWH, sedangkan saat ini yang dibayarkan masyarakat Batam hanya sebesar Rp 900/kwh.

“Menurut pergub 1352, hal ini sudah realistis dan apabila PLN kolaps maka TDL akan sama dengan tarif nasional sebesar Rp 1460, padahal saat ini masyarakat hanya membayar Rp 900/kwh, dan ini yang saya tidak mau,”tegasnya.

Ditambahkan Amzon bahwa di Indonesia hanya ada 2 yang diberi wewenang otonomi untuk mengurus PLN yaitu Tarakan dan Batam, dimana untuk Tarakan sudah dikembalikan ke Persero, tinggal Batam yang masih mampu mengelola TDL sendiri.

Kalau AMPLI ingin menyejahterakan masyarakat, maka kita bicarakan dan jangan membuat PLN jadi kolaps, dan bagaimana keinginan masyarakat menurunkan tarif listrik bisa terpenuhi dan PLN bisa tetap hidup, karena apabila PLN mati atau putus ini akan mempengaruhi investasi di Batam, karena Batam adalah ikonnya Indonesia. Kita harus cari win-win solution, selamatkan PLN dan jangan buat masyarakat Batam menderita, kita berdialog rasional dan jangan berbicara emosional,” terangnya.

Dijelaskan Amzon dari kajian tarif yang diberlakukan Bright PLN Batam saat ini sebesar 30 persen dengan margin keuntungan yang didapat perusahaan Bright PLN sebesar 1,7 persen, apabila kenaikan tarif PLN 45 persen margin keuntungan yang didapat sebesar 2,8 persen, sedangkan suatu perusahaan yang dinyatakan sehat apabila mendapatkan keuntungan sebesar 6 persen.

Sehingga dengan kenaikan yang hanya 30 persen bright PLN hanya memiliki keuntungan yang sangat minim, dan tarif yang diberlakukan kepada masyarakat Batam masih tergolong tarif yang sangat murah dibanding tarif yang berlaku di daerah lain dibanding di Batam.

 

 

Penulis : IRD

Editor : Rudiarjo Pangaribuan

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + eighteen =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top