BATAM

Alamak, Menjelang Lebaran Pedagang Petasan Marak di Batam

BATAM – Meskipun sudah ada larangan pihak kepolisian Polda kepri menjual petasan ditempat keramaian, namun para pedagang musiman tak menghiraukan bahkan semakin marak menjual petasan dikawasan Pujabahari, Nagoya, Batam.

Ironisnya, para pedagang musiman tersebut menjual petasan ukuran besar yang membahayakan bagi keselamatan pengguna dan duga petasan tersebut import secara ilegal.

Penjualan petasan musiman mudah terlihat dikawasan pinggir jalan Nagoya, Jodoh, Batu Aji, Sagulung, Sekupang, dan Bengkong, namun belum ada tindakan aparat penegak hukum.

“ya bagaimana lagi mas, momen mencari rezeki disaat menjelang lebaran tinggal tiga hari lagi,” kata ZL pedagang musiman di Nagoya. Minggu(03/07/2016).

Kata Dia, dimusim PHK ini , hanya ini pekerjaan yang dapat dilakukan untuk menghidupi anak dan istri.

“Pasrah kalau memang ada razia, semua barang milik bos, kami hanya menjual mas,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono melarang pedagang musiman maupun masyarakat menjual petasan secara bebas tampa izin di pusat keramaian maupun Mall-Mall.

“Kami berharap pedagang musiman maupun warga tidak menjual maupun menggunakan mercon karana dapat dipidanakan,” Kata Hartono Diruangannya.

Kata Dia, sepengetahuan pihaknya pedagang maupun warga yang melakukan penjualan haruslah mendapati izin terlebih dahulu dan ukuran tertentu yang dapat diperjual belikan karena tak dianggap berbahaya.

Seperti Bunga api yang telah memiliki izin Import/Produksi dari Baintelkam Mabes Polri dengan ukuran kurang dari 2 inc tidak memerlukan izin pembelian dan penggunaan sehingga dapat diperjual-belikan kepada masyarakat.

sedangkan yang berukuran diatas 2 s/d 8 inc harus ada izin pembelian dan penggunaan yang diterbitkan oleh Mabes Polri CQ Baintelkam untuk kepentingan pertunjukan suatu acara.”Ujarnya.

Ia mengatakan, Bunga api , petasan ilegal yang tidak memiliki izin dari Baintelkam Polri . baik ukuran besar maupun kecil dilarang untuk diperjual-belikan.

Termasuk dipergunakan ataupun dinyalakan, apabila ditemukan akan dilakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Pihak kepolisian tidak segan-segan menindak serta memproses secara hukum nantinya,”Pungkasnya.(red/di).

KOMENTAR
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − six =

BATAMSATU.COM merupakan Portal Berita Terpercaya di Batam

Hubungi Kami

PT. BATAM SATU MEDIA2018

To Top